Home / Umum / Demo Anti Ahok Adalah Agenda Khilafah Yang Anti Pancasila

Demo Anti Ahok Adalah Agenda Khilafah Yang Anti Pancasila

SASARAN SESUNGGUHNYA ADALAH INDONESIA

Demo Anti Ahok Adalah pembeda mana kelompok Pembenci Pancasila dan Kelompok yang mendukung Pancasila, Beruntung PBNU telah melarang warganya untuk ikut demo Anti Ahok hal ini semakin membuktikan NU siap menjaga Pancasila dari rong2an antek antek Khilafah gaya ISIS. Secara FPI kan mendukung ISIS..

Coba perhatikan. Para penggerak demo anti Ahok, adalah mereka yang selama ini mengatakan Pancasila sistem kafir, NKRI negara toghout, berniat tegakkan khilafah, sampai mengharamkan upacara bendera.

Ahok adalah sasaran antara. Sasaran sesungguhnya adalah Indonesia. Ya, Indonesia. Sebab mereka bukan hanya membenci Ahok. Mereka membenci Indonesia.

Sebetulnya mereka membenci siapa saja yang berbeda pendapat dengannya. Saat berbeda pendapat, mereka menyerang musuhnya dengan tudingan kafir, sesat, dan penistaan lainnya. Seolah mereka mendominasi kebenaran dan berlindung di balik slogan agama untuk menyembunyikan kepentingannya.

Tidak terhitung berapa banyak ulama yang dituding Syiah, hanya karena mempromosikan pentingnya persatuan antarmazhab. Berapa banyak saudara seagamanya yang dikafirkan, belum lagi mereka membenci pengikut Budha yang ada di Indonesia ketika berbicara Myanmar, China, Kristen, Hindu dan masih banyak lagi korban pelecehan keimanan baik yang seagama apalagi beda agama.

Ini Indonesia, yang sebagian besar penduduknya umat muslim, dan mayoritas adalah muslim toleran pengikut NU dan Muhamadiyah. Sejak puluhan tahun kita hidup dalam suasana beragama yang teduh dan nyaman.

Dengan pembangunan yang gila-gilaan sekarang ini, berbagai analis dunia meramalkan Indonesia akan jadi kekuatan ekonomi baru. Jika jalan itu tercapai, negara yang sebagian besar penduduknya penganut Islam toleran ini akan menjadi contoh bahwa beginilah cara beragama yang benar. Beginilah kehidupan umat Islam yang baik, berdampingan dengan umat beragama lain, diikat dalam bingkai NKRI.

Jadi mereka takut, jika Islam toleran ala Indonesia nanti menunjukan keberhasilannya. Mereka tidak ikhlas, jika umat Islam ternyata juga umat yang sangat demokratis dan menjunjung nilai kemanusiaan. Mereka tidak ingin wajah Islam terlihat manis di mata dunia, dengan pencapaian ekonomi, rakyat yang lebih sejahtera dan sistem yang berkeadilan. Mereka tidak rela itu terjadi.

Menurut mereka wajah Islam tidak mungkin seramah itu. Baginya Islam tidak jauh dari pedang, asap mesiu, teriakan jihad yang salah kaprah dan umpatan.
Saat ini, kebetulan mereka mendapat angin segar untuk membakar emosi publik, lewat kontroversi statemen Ahok.

Momentum itulah yang terus dimanfaatkan untuk menapaki target-target politiknya. Lihat saja, teriakannya mulai bergeser. Awalnya menghantam Ahok, kini malah mau melengserkan Jokowi.

Apalagi ajakan demo itu kini berubah menjadi seruan jihad. Bayangkan. Mereka meminta peserta untuk membuat surat wasiat kepada keluarganya. Seperti mau mati di medan perang sungguhan. Apa targetnya?

Jadi, sekali lagi, Ahok itu cuma sasaran antara. Sasaran sesungguhnya adalah Indonesia. Ya, Indonesia yang sama-sama kita cintai…

Penulis: Eko Kuntadi
Editor: Manhaj Salafi

About abah

Check Also

MENHAN: Daripada Merepotkan WNI yang Gabung ISIS sebaiknya Gak Usah Pulang ke Indonesia

PKSPUYENGAN.COM — MENHAN, daripada merepotkan WNI yang Gabung ISIS sebaiknya Gak Usah Pulang. Menteri Pertahanan …

Leave a Reply

%d bloggers like this: