Home / Umum / GAFATAR BUKAN TERORIS, KAMI TIDAK BIKIN BOM KENAPA DI USIR

GAFATAR BUKAN TERORIS, KAMI TIDAK BIKIN BOM KENAPA DI USIR

GAFATAR BUKAN TERORIS
Oleh : Ust Abu Janda Al-Boliwudi 

Tak terasa sudah seminggu berlalu dari serangan ISIS di Sarinah Jakarta, trending topic tagar ‪#‎Kami Tidak Takut‬ berangsur-angsur pudar, headline media mainstream sudah berganti menjadi “Gempar Gafatar”..

..ini adalah dinamika alami hidup di era teknologi informasi super cepat yang harus kita terima. Namun saat perhatian kita mulai teralihkan, kaum ekstrimis terus bergerak di bawah radar menyebar paham teroris secara sistematis, terstruktur & massif.

“KAMI TAK BIKIN BOM, kenapa kami diusir?
KENAPA TIDAK ISIS SAJA YANG DIUSIR?
Ngga berani ya ngusir ISIS??”

Ustad SETUJU SEKALI dengan pernyataan Jubir Gafatar diatas Wisnu Windhani dalam wawancara dengan BBC Indonesia menanggapi pengusiran 1.000 mantan anggota di Mempawah. Kalimantan Barat.

Baca»» BBC: Gafatar, Kami tak membom, mengapa kami diusir?

Ini yang selalu jadi keprihatinan besar bagi Ustad.. yakni LAMBAN-nya MUI (Majelis Ulama Indonesia) hampir tidak ada upaya signifikan (malah terkesan melakukan pembiaran) terhadap penyebaran paham ultra ekstrim yang dianut oleh Al-Qaeda, Amrozi & ISIS ini..

..Su’uzon (negative thinking)-nya, mungkin karena ada lobi PETRO DOLLAR dari Arab Saudi tempat aliran ISIS ini berasal.. tapi Husnuzon (positive thinking)-nya, mungkin karena anggota MUI takut akan keselamatan keluarga anak istri apabila mereka terlalu tegas terhadap paham teroris ini, bila benar karena alasan kedua ini, bisa dimaklumi.

Kembali ke Gafatar…

Hari selasa kemarin, sekelompok orang melakukan pembakaran rumah milik eks anggota Gafatar di dua desa di Mempawah, Kalbar. 1.000 warga Gafatar dievakuasi & ditampung di Komplek KODAM XII Pontianak.

Kelompok pembakar rumah inilah TERORIS SEBENARNYA.

Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang isinya orang-orang eks pengikut Ahmad Moshaddeq yang sudah diadili & divonis hukuman 4 tahun penjara tahun 2008 silam karena terbukti “penodaan agama”, para pengikutnya inilah yang kemudian mendirikan Gafatar.

Wisnu, jubir Gafatar menjelaskan lagi bahwa Gafatar adalah Organisasi Sosial, BUKAN organisasi agama.

GAFATAR menjadi pendonor tetap PMI

Tapi MUI begitu cepat menerbitkan fatwa “sesat”, namun begitu lambat menanggapi aliran yang dianut Al-Qaeda & ISIS yang saat ini sedang gencar mengkafir-kafirkan orang, teriak-teriak aliran ini sesat itu sesat, mengujar kebencian, menghasut permusuhan, provokasi konflik dengan tujuan DISINTEGRASI bangsa Indonesia.

‘Kami cuma menanam padi, tidak bikin bom. Kenapa kami diusir? Kenapa tidak ISIS saja yang diusir? Enggak berani ngusir ISIS?” tambah Wisnu..

SETUJU BANGET AKHI

JUM’AT MUBAROK!
Ustad Abu Janda al-Boliwudi

Tag: ‪#‎Bersatu Lawan Terorisme, ‬
‪#‎Islam Tanpa Mengkafirkan, #Gafatar, #Ahmad Moshaddeq

About abah

Check Also

Akhirnya Komnas HAM mengakui Rizieq Shihab Bukan Ulama

PKSPUYENGAN.COM — Akhirnya Komnas HAM mengakui Rizieq Shihab Bukan Ulama. Karena banyak ulama yang berseberangan …

Leave a Reply

%d bloggers like this: