Home / Umum / Indra J Piliang, Diskotik Tempat Beredarnya Narkoba Milik Ketua FPI Jabar

Indra J Piliang, Diskotik Tempat Beredarnya Narkoba Milik Ketua FPI Jabar

 

PKSPUYENGAN.COM – Indra J Piliang, Diskotik Tempat Beredarnya Narkoba Milik Ketua FPI Jabar. Penangkapan politisi Partai Golkar, Indra J Piliang, bersama dua rekannya yaitu Romi Fernando dan M Ismail Jamani karena penggunaan sabu di Diskotek Diamond di Tamansari, Jakarta Barat, menimbulkan tanda tanya baru. Bukan terkait sosok Indra sebagai politisi dan sebagai Tim Sukses Anis Sandi melainkan terkait lokasi penangkapan dia pada Rabu (13/9/2017) malam lalu.

Diskotek Diamond pernah mendapat peringatan keras sebelumnya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta karena ada peredaran narkoba di tempat itu. Kejadiannya belum lama, yaitu pada Mei 2017.

Dalam penangkapan Indra J Piliang, polisi memang tidak menemukan barang bukti narkoba. Polisi hanya mengamankan barang bukti berupa satu set alat isap sabu dan cangkong bekas pakai, satu plastik bekas pakai, dan sebuah korek api. Setelah dilakukan tes urine, Indra dinyatakan positif mengonsumsi sabu.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat membenarkan Pemilik Diskotek Diamond adalah Kepala FPI Jabar.Peringatan Keras dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menduga, pemilik Diamond Karaoke abai terhadap penggunaan dan penyebaran narkoba di tempat hiburannya. Buktinya, sudah dua kali pengguna sabu tertangkap di Diamond Karaoke.

Pada April 2017, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI menangkap enam orang pengguna sabu di tempat hiburan di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, itu. Kemudian, 14 September 2017 kemarin, giliran politikus Golkar Indra Jaya Piliang yang dicokok di lokasi.

“Kalau sudah terbukti dua kali bandel maka perkiraan kami kan pasti pengelola tahu dan melakukan pembiaran, kalau seperti itu kan ditutup,” kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 15 September 2017.

Menurut Djarot, pencabutan izin tempat hiburan malam dapat dilakukan bila lokasi itu sudah dua kali kedapatan menjadi tempat peredaran narkoba. Bila izin operasional sudah dicabut, pemilik pun tidak dapat membuka tempat hiburan lagi.

“Jadi konsisten tutup, ini seiring dengan kita berkomitmen untuk perang lawan narkoba,” tegas dia.

Namun, mantan Wali Kota Blitar itu belum mendapatkan laporan hasil investigasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI perlu mengetahui kepastian keterlibatan Diamond Karaoke sebelum mencabut izinnya.

“Saya belum dapatkan info secara mendetail dari Disparbud. Tapi, kalau sudah dapatkan dan itu betul maka ya sudah kita tutup,” ungkap Djarot.

+PortalPuyengan
Source: Republik NKRI

About Admin PKS Puyengan

Check Also

Mendagri : PNS Yang Jadi Anggota HTI Saya Sarankan Untuk Mundur

PKSPUYENGAN.COM — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam …

Leave a Reply

%d bloggers like this: