Home / Nasional / Maaf, Kepada Para Korban Crane Jatuh, Raja Arab Saudi Tak Akan Memenuhi Janjinya

Maaf, Kepada Para Korban Crane Jatuh, Raja Arab Saudi Tak Akan Memenuhi Janjinya

Para jemaah haji yang jadi korban crane jatuh bergelimpangan menunggu petugas medis di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, 11 Sptember 2015 lalu.
(foto Dokumentasi Ozkan Bilgin/Anadolu Agency/Getty Images)

 

PKSPUYENGAN.COM — Ditengah semaraknya penyambutan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz yang datang ke Indonesia membuat Bangsa Indonesia lupa akan janji Raja Saudi itu untuk memberi santunan kepada jamaah haji Indonesia yang menjadi korban crane jatuh di Masjidil Haram Makkah pada 11 September 2015 yang lalu.
Salah seorang korban yang bernama Zulfitri Zaini, 58 tahun asal Solok, berharap agar Raja Arab Saudi segera melunasi janjinya. Ketika dirawat di rumah sakit di Mekah, korban didata staf Kedubes Indonesia dan menyampaikan korban akan mendapatkan asuransi dan santunan dari Pemerintah Arab Saudi 1 juta Riyal atau sekitar Rp 3,8 miliar.

Salah seorang korban yang kami kutip dari Tempo mengatakan, “Tentu saya sangat berharap dengan datangnya Raja Arab Saudi agar pemerintah arab Saudi segera melunasi janjinya pada kami, karena untuk saya sendiri sudah banyak mengeluarkan biaya, saya juga terpaksa membeli satu kaki palsu seharga Rp 28,5 juta,” kata Zulfitri Zaini.

Zaini menuturkan “Saya dalam posisi salat, tiba-tiba sebuah besi menghantam tangan kiri saya dan kaki kanan saya, kemudian saya tidak ingat apa apa lagi, saya langsung pingsan,” ujarnya.

Ia menjadi korban bersama temannya tersebut, Trimurtiali, perempuan lebih tua darinya yang bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Solok. Namun kondisi Zaini lebih parah. Dia diobati di sebuah rumah sakit di Arab Saudi selama 15 hari, kemudian dipulangkan ke Kabupaten Solok bermodal sebuah kursi roda.

Mendengar kabar Raja Arab Saudi akan datang Zulfitri Zaini kemudian mengadukan nasibnya kepada LBH Padang pada bulan lalu. LBH Padang mendapatkan kepercayaan dari Zulfitri Zaini untuk memperjuangkan asuransi buatnya. Itu sebabnya kemudian kabar kedatangan Raja Arab Saudi ke Indonesia, membuat LBH mengeluarkan pernyataan, “Ada 33 orang jamaah haji asal Indonesia korban kecelakaan crane, dua di antaranya meninggal dunia, salah satu korban Zulfitri Zaini, perempuan 58 tahun, asal Kabupaten Solok, Sumatra Barat kehilangan kaki kanannya, tapi sampai saat ini belum mendapatkan asuransi dan santunan yang dijanjikan,” kata Era Purnama Sari, direktur LBH Padang yang mengeluarkan siaran persnya, Sabtu , 25 Februari 2017 lalu.

“Dari Kedubes Indonesia menyampaikan korban akan mendapatkan asuransi dan santunan dari Pemerintah Arab Saudi sebesar 1 juta Riyal atau sekitar Rp3,8 miliar, namun setelah korban kembali ke tanah air 2 Oktober 2015 hingga kini ia belum menerima bantuan, santunan, ataupun asuransi apapun dari Pemerintahan Arab Saudi,” katanya.

Jika melihat glamornya kedatangan Raja Saudi ke Indonesia dengan membawa keluarga dan pengawalnya sebanyak 1500 orang rasanya untuk memberikan santunan yang dijanjikan korban bukan suatu masalah besar, tapi masalahnya Raja Saudi memang tidak ada niat untuk membayar janjinya pada korban. Dan nampaknya pemerintah tidak berani untuk terlalu mendesak agar dana yang dijanjikan itu segera dicairkan, meski ada upaya yang dilakukan oleh kementerian agama dan kementerian luar negeri tapi toh tetap saja pemerintah tidak berhak untuk memaksa seseorang untuk memenuhi janjinya. Biarlah kelak Allah yang akan membalas kelakuan Raja Saudi yang Lalim itu.(adm/pp)

About Admin PKS Puyengan

Check Also

Mendagri : PNS Yang Jadi Anggota HTI Saya Sarankan Untuk Mundur

PKSPUYENGAN.COM — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam …

Leave a Reply

%d bloggers like this: