Home / Nasional / Ternyata Mantan Menteri Dari PKS ini Yang Selama ini Mempermainkan Harga Beras Nasional

Ternyata Mantan Menteri Dari PKS ini Yang Selama ini Mempermainkan Harga Beras Nasional

PKSPUYENGAN.COM — Ternyata Mantan Menteri Dari PKS ini Yang Selama ini Mempermainkan Harga Beras Nasional. Anggota Komisi IV DPR, Firman Subagyo, mengaku mendapatkan informasi jika pada tahun ini panen beras bakal berlangsung dalam waktu dekat, dan sudah ada perusahaan swasta yang berniat memborong semua stok beras yang sediaanya diperuntukkan pemerintah guna memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dalam menghadapi momen besar serta menjaga stabilitas pangan beras hingga akhir tahun.

“Untuk menghadapi tantangan besar serta menuju swasembada pangan dan menjaga stabilitas harga, saya mendapatkan informasi serta temuan terbaru di lapangan yang mengejutkan bahwa ada mantan Menteri era SBY bernisial `AP` (mungkin yang dimaksud Anton Apriyantono) yang ternyata menjadi Komisaris Utama (Komut) di PT TP (Pemilik Perusahaan Swasta Pemborong beras – anda dapat lihat profilnya disini bersama para taipan dari Singapura mereka  memonopoli dan mempermainkan harga beras di Indonesia) diam-diam ternyata telah memborong beras dengan target sampai dengan 2 juta ton dari berbagai jenis untuk ditimbun serta untuk mengendalikan harga beras di pasar,” kata Firman kepada Harian Terbit, Kamis (14/5/2015).

Baca juga : Ini Ternyata Target PKS,  Keruk Uang Negara Minimal Rp 2 Triliun dari Tiga Kementerian 

Firman menjelaskan, bahwa pemilik perusahaan berinisial PT TP itu juga kini adalah salah salah satu Komut di salah satu PT milik BUMN yakni PT PTN yang juga aktivitas usahanya di sektor pertanian. “Dia sekarang sudah menjadi Komut di salah satu perusahaan BUMN yang baru saja resmi dipilih,” tutur politisi Golkar itu.

Firman menilai bahwa dengan adanya informasi ini dirinya pun mengaku sedih serta kecewa. Sebab, sangat disayangkan ada orang atau oknum yang sudah dipercaya oleh presiden dengan diberikan posisi strategis di salah satu perusahaan negara. Tetapi malah justru memanfaatkan situasi serta kekuasaanya untuk dapat merampok negara khususnya melalui swasembada pangan.

“Sungguh sangat ironis karena pejabat-pejabat yang ditunjuk harusnya mengamankan kedaulatan pangan dan melaksanakan amanat presiden tetapi justru ikut bermain-main dalam komoditi pangan yang menjadi hak masyarakat,” sesalnya.

Baca juga : Istri Petinggi PKS Ahmad Fathanah Lepas Jilbab Karena Kecewa Dengan Suaminya Yang Suka Gonta Ganti Pasangan.

Istri Petinggi PKS Ahmad Fathanah Lepas Jilbab Karena Kecewa Dengan Suaminya Yang Suka Gonta Ganti Pasangan

Ditambahkan Firman, bahkan dirinya mendapatkan kabar jika ada skenario dari mafia pangan yang mana salah satunya diisi oleh perusahaan milik mantan menteri ataupun menteri yang masih aktif tengah siap memperlemah Bulog dan Menteri Pertanian (Mentan) yang seolah-olah dianggap tidak berhasil, sehingga bila hal ini terjadi kedua belah pihak inilah yang akan dipersalahkan karena tidak bisa menjaga kedaulatan swasembada beras nasional.

“Mereka mencoba mencari `kambing hitam` atas persoalan ini dengan menyasar hal tersebut kepada Bulog dan Mentan hingga keduanya harus dilengserkan oleh presiden,” tegasnya.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat Firman berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dapat secepatnya merespon serta menyelidiki hal ini. Karena akan sangat berbahaya jika orang-orang dekat dari presiden sendiri yang akan siap `membunuh` negaranya dengan memanfaatkan situasi serta kondisi bangsa yang sedang labil.

“Jokowi saya harap harus waspada terhadap perilaku kotor orang-orang di lingkarannya. Apalagi ini sudah menyangkut masalah hukum, dimana yang melakukan hal itu sudah melanggar UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Kedaulatan Pangan Nasional. Dan, sebagai tambahan informasi, sampai saat ini sang mantan Menteri serta juga mantan Komut PT TP itu sudah mampu mengendalikan beras nasional kita sampai dengan 3500 Ton per/hari dari gudang ke pasar Induk Cipinang. Karena itu Jokowi saya harap waspadalah,” pungkasnya.

+PortalPuyengan
Source : harian terbit

About Admin PKS Puyengan

Check Also

[VIDEO] Pang TNI: Kalau Ada ulama Yang Menjelekkan Pancasila itu Bukan Ulama

PKSPUYENGAN.COM — Kalau ada ulama yang menjelekkan-jelekan Pancasila itu bukan ulama. Panglima TNI Jenderal Gatot …

2 comments

  1. Marjohansyah Hidayat

    Mensos Khofifah Indar Parawansa

    (Liputan6.com/ Abdul Karim)
    HomeNewsPeristiwa

    Mensos: Gudang Beras yang Digerebek
    di Bekasi Bukan Rastra

    Oleh Liputan6.com pada 23 Jul 2017, 08:03 WIB

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penggerebekan gudang beras Satgas Pangan di Gudang PT Indo Beras Unggul (IBU) Bekasi yang diduga mengoplos beras bersubsidi, bukan beras untuk rakyat sejahtera (rastra).

    “Saya sudah tanya ke Direksi Bulog, itu bukan rastra,” kata Khofifah yang dihubungi dari Jakarta, Minggu (23/7/2017).

    PT Tiga Pilar Sejahtera Food selaku induk usaha PT IBU dalam penjelasannya melalui surat ke Bursa Efek Indonesia tertanggal 21 Juli 2017 mengklarifikasi bahwa beras tersebut bukan beras yang ditujukan untuk Program Rastra atau juga beras bantuan bencana.

    Disebutkan, PT IBU membeli gabah dari petani dan beras dari mitra penggilingan lokal dan tidak membeli atau menggunakan beras bersubsidi.

    Dalam surat yang ditandatangani Direktur PT TPS Food Jo Tjong Seng tersebut, juga antara lain menyebutkan PT IBU memproduksi beras kemasan berlabel untuk konsumen menengah atas sesuai dengan deskripsi mutu Standard Nasional Indonesia (SNI).

    REDAKSI
    Copyright © 2017 liputan6.com All Right Reserved

  2. Marjohansyah Hidayat

    Video

    2:53
    Soal Beras Maknyuss, Menteri Pertanian Akhirnya Minta Maaf …
    YouTube – 25 Jul 2017

    2:13
    PT IBU Beli Beras Harga Tinggi ke Petani, Kok Dianggap Kejahatan ?
    YouTube – 25 Jul 2017

    1:44
    Beras Maknyuss, Ombudsman RI Heran Siapa yang Membisiki Tito …
    YouTube – 3t1 Jul 2017

Leave a Reply

%d bloggers like this: