Home / Politik / [VIDEO] Tim OKE OCE Batalkan Beri Modal Usaha Yang Pernah Dijanjikan Waktu Kampanye Pilgub DKI

[VIDEO] Tim OKE OCE Batalkan Beri Modal Usaha Yang Pernah Dijanjikan Waktu Kampanye Pilgub DKI

PKSPUYENGAN.COM — Tim OKE OCE Batalkan Beri Modal Usaha Yang Pernah Dijanjikan Waktu Kampanye Pilgub DKI. Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE atau PGO Faransyah Jaya mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan modal bagi warga atau calon wirausaha yang mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Menurut Faransyah, PGO hanya memberikan bantuan akses agar calon wirausaha bisa meminjam modal ke bank.

Lihat VIDEONYA saat Oke Oce Kampanye Akan beri Modal Usaha 300 juta bagi yang memilih Anis Sandiaga ▶

Faransyah menjelaskan, untuk dapat meminjam modal ke bank, ada beberapa hal yang harus dilakukan. PGO menyebutnya sebagai tujuh langkah pasti sukses (7 pas).

Pertama, yakni dengan mendaftar untuk pelatihan di laman www.okoce.me. Kedua, warga akan diberi pelatihan oleh PGO. Ketiga, warga akan didampingi pelatih untuk mengikuti program mentoring.

Keempat, PGO akan menjelaskan proses perizinan usaha. Kelima, warga akan diberi akses untuk memasarkan produknya secara online maupun offline.

Untuk offline, PGO bekerja sama dengan Dinas UMKM DKI Jakarta untuk mengadakan bazaar sebagai lokasi sementara (loksem) dan membangun lokasi binaan (lokbin).

Keenam, warga akan diajarkan cara membuat laporan keuangan untuk menghitung untung dan rugi. Terakhir, barulah warga akan diajari proses untuk mendapatkan modal sesuai kebutuhan usahanya.

“Pada saat dia sudah melaksanakan 1-6, terutama laporan keuangan sudah ada, langsung kami daftarkan untuk permodalan,” ujar Faransyah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (14/12/2017).

Faransyah menjelaskan, selama ini banyak calon pelaku usaha yang dianggap tidak memenuhi kualifikasi untuk meminjam modal usaha ke bank.

Calon pelaku usaha kebanyakan tidak memenuhi syarat yang diperlukan untuk meminjam modal, seperti tidak memiliki rekening, e-mail, dan syarat-syarat lainnya.

“Yang saya lihat kendalanya mereka (warga) kebanyakan bukan pemodal enggak mau ngasih, tapi kebanyakan mereka itu tidak qualified,” kata Faransyah.

+PortalPuyengan
Source: megapolitankompas

About Admin PKS Puyengan

Leave a Reply

%d bloggers like this: