Home / Umum / WAHABI KACAUKAN INDONESIA MELALUI MILYARAN DOLLAR DANA DARI AS, ISRAEL, DAN SAUDI ARABIA

WAHABI KACAUKAN INDONESIA MELALUI MILYARAN DOLLAR DANA DARI AS, ISRAEL, DAN SAUDI ARABIA

Milyaran Dollar dana Wahabi mengalir ke Indonesia untuk hancurkan NU dan Syi’ah !! Gerakan anti Iran juga dilakukan di berbagai negara lain

Hamzah al-Hasan, aktivis Saudi mengungkap kenakalan Riyadh terhadap Tehran dengan membuka kantor-kantor perwakilan untuk kelompok oposisi Republik Islam di Kairo, Mesir

Fars News (15/2) melaporkan, Hamzah menilai undangan Riyadh kepada tokoh-tokoh anti-Iran yang tinggal di luar negeri dalam sebuah festival warisan budaya Arab Saudi sebagai langkah pendahuluan agar pihak-pihak lain juga melakukan hal yang sama.

Rezim al-Saud juga tengah mengupayakan sanksi terhadap Republik Islam Iran khususnya di sektor minyak dan menurut Hamzah, “Tampaknya Arab Saudi sangat mengkhawatirkan peningkatan popularitas Iran dan sambutan masyarakat r9786027689800egional terhadap perspektif revolusi Iran dan mereka beranggapan dengan mendukung kelompok oposisi, mereka dapat melemahkan posisi Republik Islam, akan tetapi mereka tidak sadar bahwa langkah-langkah tersebut justru sangat membayahakan Saudi.”

Aktivis Saudi itu kemudian menyinggung perluasan aksi demo dan protes warga di Timur Arab Saudi serta menujukan pernyataannya kepada para pemimpin negara ini dengan mengatakan, “Berhati-hatilah dengan dinding kaca rumah kalian, jangan kalian melempar batu ke arah dinding rumah pihak lain, karena sekali saja batu terlempar ke arah kalian, maka tidak akan tersisa rumah kalian.”

Menyinggung watak esktrim para pejabat Arab Saudi yang berusaha mencari gara-gara dengan Iran, Hamzah mengatakan, “Meski semua pejabat al-Saud berwatak ekstrim, akan tetapi sebagian mereka lebih ekstrim dan menuntut konfrontasi politik, ekonomi, dan bahkan keamanan dengan Iran, dan menurut saya dukungan terhadap kelompok-kelompok anti-Republik Islam hanya salah satu dari langkah mereka.”

Hamzah juga mengungkap pembukaan kantor perwakilan kelompok anti-Republik Islam di Kairo, Mesir, dengan dukungan finansial dari Arab Saudi dan mengatakan, “Dukungan dana Riyadh kepada kelompok oposisi anti-Republik Islam sebenarnya bukan masalah baru karena sudah sejak lama rezim Saudi mendukung aktivitas kelompok-kelompok oposisi anti-Republik Islam di Iran.”

Kemenangan Revolusi Islami Iran pada tahun 1979 menarik perhatian masyarakat dunia dan menunjukkan kepada mereka bagaimana Iran yang dengan tangan kosong dapat memenangkan revolusi berdarah. Dengan menangnya revolusi itu, Al-Qur’an dan sunah Rasul serta Ahlul Baitnya berhasil dijadikan pondasi utama undang-undang negeri ini.

Revolusi agung Iran mendorong para cendikiawan dunia untuk semakin mengenal Iran lebih jauh, khususnya tentang mazhab Syiah; mereka semakin ingin menyentuh fakta yang ada dengan jiwa dan raga mereka. Mazhab Syiah adalah mazhab pecinta Ahlul Bait yang sering disebutkan dalam Al-Qur’an, begitu pula pujian-pujian serta hak-haknya yang istimewa.

Fenomena ini begitu menakutkan bagi Barat dan musuh utama Islam, yaitu Israel. Mereka khawatir Iran dapat memberi pengaruh bagi negara-ngera lain yang mana hal itu pasti membahayakan kepentingan mereka. Oleh karena itu mereka berusaha menciptakan “kelompok-kelompok minoritas agama” yang sebelumnya sama sekali tidak ada, dengan tujuan terciptanya perpecahan dan ikhtilaf di antara umat Islam. Sehingga dengan demikian mazhab Ahlul Bait menemukan kendala dalam menyebarkan pemikirannya.

Di antara kelompok-kelompok minoritas yang ada, adalah kelompok Wahabi. Kelompok ini lebih menonjol ketimbang yang lainnya karena selalu difasilitasi secara luar biasa baik dari segi finansial maupun dukungan lainnya. Yang jelas, tak lama setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, dengan gencar Wahabi menulis buku, menyiarkan program-program televisi, radio, dan lain sebagainya, yang berisikan pertanyaan-pertanyaan kritis terhadap mazhab Syiah; dengan tujuan menciptakan citra bahwa Syiah tidak rasional dan perlu dijauhi oleh kita semua.

Dalam sejarah mazhab-mazhab tidak ada yang melebihi Wahabi dalam hal dukungan finansial yang mereka dapat. Hanya sebuah buku yang berjudul Asy -Syiah va At-Tashih (buku yang mengkritik Syiah) ini saja dicetak sebanyak delapan juta eksemplar di kota Khartoum, ibukota Sudan, dan dua juta eksemplar di kota-kota lain negeri itu lantaran banyak penduduk Sudan yang tertarik dengan mazhab Ahlul Bait.

Banyak yang mengamati fenomena ini dan sampai ada yang menyatakan bahwa ada sekitar 40.000 website yang menyerukan pertentangannya terhadap Syiah. Ada kurang lebih 10.000 judul buku yang ditulis untuk mencela mazhab ini. Namun, anehnya usaha mereka semakin membuat banyak orang bertanya-tanya penasaran, memangnya ada apa dengan mazhab itu? Akhirnya mereka malah mencari tahu dan berusaha menyaksikan dengan mata kepala sendiri seperti apakah Syiah yang dipojokkan itu?

Banyak sekali para pencari kebenaran yang berdatangan ke Iran dan berhubungan langsung dengan para ulama setempat. Lalu mereka menyadari bahwa segala yang pernah ia dengar sebelumnya hanyalah omong kosong. Akhirnya mereka justru memeluk mazab ini. Sebagaimana firman Allah Swt yang berbunyi:

“…dan mereka memeluk agama Allah secara berkelompok-berkelompok.”

Dengan demikian tanpa ada upaya serta langkah apapun dari pihak ulama Syiah, dengan sendirinya banyak sekali dan bahkan terus bertambah orang yang berminat untuk mempelajari mazhab ini; sebagaimana halnya yang kita saksikan di Mesir, Jordania, dan tanah Arab lainnya. Tak hanya di Arab saja! Bahkan Amerika dan Eropa juga mulai mengikuti arus yang ada.

Sungguh menajubkan sekali, sejarah telah terulang. Vatikan juga pernah melakukan usaha yang sama demi merusak citra Islam sehingga muncul Islamophobia. Namun ternyata hasil yang didapat terbalik, justru gencar gerakan pro Islam kita saksikan akhir-akhir ini di Amerika dan Eropa. Dengan izin Allah, Eropa yang kini mayoritas beragama Kristen kelak akan memeluk Islam, Insya Allah.

Wahabi, yang lebih tepatnya Wahabiah adalah aliran yang muncul pada abad ke 8 yang disebarkan dan dikembangkan oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Tujuannya adalah menciptakan perpecahan antar umat Islam. Mereka mengkafirkan semua orang selain penganut alirannya sendiri.[Ahmad Sumanto. WordPress]

Tag: #Wahabi kacaukan Indonesia

About abah

Check Also

FPI MAU MENJAGA KEBHINEKAAN ? JAWAB DULU PERTANYAAN INI!

  FPI PENJAGA KEBHINEKAAN? JAWAB DULU INI!” Oleh : Ahmed Zain Oul Mottaqin Mari kita …

Leave a Reply

%d bloggers like this: